Posted on Leave a comment

Iniliah 5 Jenis Pelampung untuk Bertahan hidup di lautan

Penumpang kapal biasanya enggan untuk menggunakan pelampung kapal karena alasan kurang nyaman. Faktanya, pelampung sangat penting untuk menjaga keselamatan awak kapal dari kejadian terburuk yang menimpa kapal. Ada beberapa bentuk pelampung yang dapat digunakan di lautan. Fungsi pelampung agar pemakai dapat tetap mengapung di atas lautan dengan mulut dan hidung berada di atas permukaan air atau saat berada di dalam air.

Baju pelampung dirancang berbeda-beda antara pelampung pesawat dan kapal. Untuk pelampung kapal biasanya menggunakan bahan busa styrofoam.

Penumpang menggunakan pelampung via kumparan

Busa Styrofoam dibungkus dalam rompi atau jaket pelampung. Sering digunakan untuk keselamatan kapal atau perahu. Biasanya berwarna orange agar dapat memudahkan proses evakuasi jika terjadi kecelakaan di air, serta dilengkapi dengan peluit an lampu apabila terendam air

Berikut adalah 5 jenis pelampung kapal yang digunakan

1. OFFSHORE LIFE JACKET


OFFSHORE LIFE JACKET via kumparan

Rompi pelampung ini sangat cocok untuk digunakan di area terbuka. Desain jaket yang besar membuat pelampung ini mampu menjaga area di sekitar kepala dan wajah. Rompi pelampung jenis ini dapat bertahan lebih lama di air. Namun, pelampung ini hanya dapat digunakan pada area terbuka

2. NEAR SHORE LIFE JACKET


NEAR SHORE LIFE JACKET via kumparan.com

Pelampung jenis ini sangat cocok digunakan di daerah perairan tenang dan kesempatan keselamatannya lebih cepat. Pelampung ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan tebal dibanding dengan tipe 1 sehingga sangat mudah dibawa dan digunakan.Namun, kelemahan pelampung jenis ini adalah tidak dapat digunakan selama berjam-jam di perairan.

3. FLOATATION AID


FLOATATION AID via kumparan.com

Pelampung ini banyak sekali digunakan orang. Pelampung tipe standar ini digunakan untuk di perairan tenang. Umumnya pelampung jenis ini nyaman untuk digunakan secara terus menerus. Kelemahan pada pelampung jenis ini adalah pengguna masih perlu memiringkan kepala agar tidak kemasukan air. Pelampung ini tidak dapat digunakan terlalu lama di perairan. Agar lebih nyaman pengguna harus mencobanya terlebih dahulu

4. THROWABLE DEVICE


THROWABLE DEVICE via kumparan.com

Pelampung jenis ini adalah bantal / cincin pelampung yang dirancang untuk dilempar ke perairan. Pelampung ini dapat membantu orang yang kesulitan untuk berenang. Pelampung ini tidak dapat digunakan untuk orang yang tidak sadar.

5. SPECIAL USE DEVICE


SPECIAL USE DEVICE via kumparan.com

Disebut juga jaket hybrid (Gabungan). Jaket yang dapat berfungsi juga sebagai rompi saat bekerja. Ada peralatan peluit dan kemampuan daya tampung lebih tinggi. Kelemahan pelampunng ini adalah Kurangnya keamanan karena lebih cocok untuk kondisi iklim atau musim dingin.

Posted on Leave a comment

11 Peralatan Rafting yang Wajib Ada Agar Tetap Aman dan Menyenangkan

11 Peralatan Rafting yang Wajib Ada Agar Tetap Aman dan Menyenangkan
Peralatan Rafting Via balitoursclub.net

Rafting atau arung jeram meruapakan salah satu olah raga yang digemari saat ini. Namun selain mengandalkan skill dalam rafting Anda juga harus menggunakan perlengkapan dan alat yang mendukung supaya tetap aman dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika Anda ingin membuka usaha rafting atau arung jeram, pastikan seluruh perlengkapan dan peralatannya sudah lengkap dan sesuai dengan standar, agar keamanan dan kenyamanan saat rafting bisa terjaga dengan baik.

Ada banyak sekali alat yang diperlukan untuk arung jeram. Alat-alat tersebut nantinya akan memudahkan Anda dalam melakukan arung jeram di medan yang sulit sekalipun. Apa saja alat-alat tersebut, berikut adalah alat-alat yang digunakan saat melakukan arung jeram atau rafting.

1. PERAHU KARET RAFTING

Perahu Karet Rafting Via blog.muncak.id

Perahu yang digunakan untuk rafting atau arung jeram dibuat dengan bahan khusus. Bahan perahu karet ini terdiri dari polyster nilon dan polyvinyl chloride (PVC). Perahu yang digunakan rafting ada dua jenis, yang pertama yaitu Non Self Bailing yang tidak dilengkapi dengan lubang-lubang saluran pembuangan air, sehingga di perahu tersebut disediakan ember untuk membuat atau menguras air yang masuk ke dalam perahu. Kemudian yang kedua adalah Self Bailing yaitu perahu yang sudah dilengkapi dengan saluran pembuangan air, sehingga Anda tidak perlu repot untuk menggunakan alat lain seperti ember dan sebagainya.. Sementara Self Bailing adalah perahu yang sudah dilengkapi saluran pembuangan air sehingga tidak perlu repot menggunakan alat lain seperti ember dan sebagainya.

2. Pelampung

Pelampung dengan standar keamanan

Pelampung memiliki fungsi untuk melindungi peserta rafting terhadap benturan dan rintangan di sungai. Selain itu, pelampung juga dapat membantu dalam pengamanan ketika peserta rafting terjatuh ke dalam air agar tetap mengapung.

3. HELM

Helm Rafting via pricearea.com

Helm dapat membantu untuk mengamankan bagian kepala peserta rafting dari benturan benda keras seperti bebatuan dan lain sebagainya.

4. Dayung

Dayung Rafting via blog.muncak.id

Dayung berfungi untuk mengarungi arus yang deras saat rafting. Biasanya dayung yang digunakan rafting terbuat dari bahan yang ringan tetapi kuat. Dayung berbahan alumunium atau plastik, Karena bobotnya yang ringan dayung jenis ini kuat dan mudah terapung di permukaan

5. Tali Lempar

Tali Lempar Via tokopedia.com

Tali lempar yang digunakan saat rafting adalah tali mantel yang dikaitkan dengan tas kecil yang berfungsi untuk rescue atau pertolongan sewaktu-waktu

6. POMPA

Pompa Rafting Via blog.muncak.id

Pompa berfungsi untuk mengisi dan menjaga keadaan udara pada perahu apablia mulai berkurang

7. TAS KEDAP AIR

Tas Rafting Via Tokopedia.com

Tas ini digunakan untuk membawa dan menjaga barang bawaan serta menyimpannya agar tidak basah oleh air. Tas ini berfungsi untuk menyimpan perlengkapan seperti dompet, kamera, P3K, dan lain-lain.

8. PELUIT

Peluit Via geumpangmane.blogspot.com

Peluit berfungsi sebagai media komunikasi saat melakukan rafting

9. ALAT NAVIGASI

Alat Navigasi via manapalatasikmalaya.wordpress.com

Alat navigasi merupakan salah satu alat wajib yang harus dibawa, alat navigasi seperti peta, kompas, protaktor dan lainnya ini sangat diperlukan saat rafting karena dapat mengetahui medan sungai, gradient sungai serta kondisi medan yang akan atau sedang diarungi

10. REPAIR KIT

Repair Kit Via blog.muncak.id

Repair kit merupakan alat yang berfungsi untuk memperbaiki perahu, biasanya berupa peralatan untuk menambal perahu

11. LOGISTIK

Logistik via Travelingyuk.com

Logistik merupakan salah satu hal yang sangat penting dibawa saat rafting, karena rafting memerlukan banyak tenaga dan energi maka persediaan makanan yang cukup akan menunjang kegiatan rafting. Disarankan membawa makanan yang banyak mengandung kalori dan jangan lupa untuk membawa minum secukupnya

Bagi Anda yang ingin membuka usaha bidang rafting jangan lupakan peralatan rafting di atas ya

Posted on Leave a comment

Tantangan Usaha Wisata Arung Jeram

Usaha yang berawal dari hobi merupakan hal yang sangat menyenangkan karena perpaduan Antara kesenangan dan menghasilkan. Itulah yang terjadi pada Amalia Yunita atau akrab dipanggil Yuni suami dari Loddy Karuna. Pasangan suami istri ini memulai bisnis “berlabel” Arus liar dibawah PT Lintas Jeram Nusantara. Ketertarikannya pada hal-hal yang berbau petualangan membuat Yuni rela untuk meninggalkan kerja kantoran lalu mulai merintis wisata arung jeram.


sumber waveexpedition.com

Saat diluar negeri, Yuni melihat keindahan alam di negara lain dikelola dengan rapi untuk pariwisata salah satunya arung jeram. Hal yang membuatnya kagum adalah pariwisata di kawasan sungai Zambesi, Zimbabwe bisa menjadi sumber penghidupan bagi penduduk di kota tersebut. Melihat hal tersebut maka Yuni bertekad untuk membuat hal yang serupa di Indonsia yang begitu kaya akan keindahan alamnya.

Tak mudah mempromosikan wisata arung jeram ini “Awalnya hanya ekspatriat yang mau melakukannya, karena orang kita masih sangat awam dengan arung jeram, dan cenderung takut. Apalagi waktu kami baru memulai, olahraga ini lebih sering dieskpos dari sisi kecelakannya.” cerita Yuni.

Yuni dan suaminya pun berusaha untuk mempopulerkan wisata ini dari mulut ke mulut di tahun 1992, termasuk mengundang media massa untuk merasakan langsung seru nya berarung jeram. Meski banyak orang yang pesimis atas keberhasilan bisnis wisata mereka, “Tapi itu justru menjadi motivasi bagi saya.” lanjut Yuni.

Yuni melihat arung jeram lebih cocok untuk dipasarkan sebagai wisata petualangan daripada olahraga ekstrim lainnya. Menjadi peserta arung jeram tidak perlu memiliki keahlian khusus, bahkan orang yang tidak bisa berenang pun bisa menikmatinya. Wisata ini dapat menumbuhkan kerjasama tim karena diperlukankekompakan untuk mengendalikan perahu karet. Hal ini bisa dipasarkan ke berbagai perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas kerjasama tim antar karyawan.

Pada saat arung jeram mulai populer di Indonesia, mulailah bermunculan wisata yang serupa namun bukan kompetisi yang dikhawatirkan Yuni melainkan pandangan arung jeram sebagai wisata yang aman jadi tercoreng akibat operator arung jeram lain kurang menjamin keamanan para peserta. “Padahal, sulit untuk membangkitkan kembali kepercayaan dari wisatawan. Karena itulah keamanan menjadi prioritas utama kami. Safety is us adalah motto dan keunikan kami dibanding operator lain, “ Kata Yuni

Ia memilih dengan cermat bagian sungai yang stabil dan relatif aman dari banjir bandang sebagai area arung jeram, lalu menempatkan sistem alarm di hulu sungai untuk memberi peringatan jika permukaan air naik serta menyediakan tim penyelamat yang dilengkapi radio komunikasi, tim medis, bahkan helikopter jika diperlukan

“Bisnis ini membutuhkan waktu relatif lama dan perjuangan panjang. Tidak mungkin lah jika orang ingin mendapat keuntungan banyak dalam waktu cepat. Namun kecintaan saya pada arung jeram membuat bisnis ini bertahan, meski harus jatuh-bangun,” ujar Yuni  yang telah mengelola Arus Liar ini lebih dari 10 tahun.

Selain di sungai Citarik, Sukabumi, tempat awal didirikannya Arus Liar, ia juga membuka cabang di sungai Pekalen, Probolinggo. Arus Liar pun tak hanya menyediakan sarana arung jeram, tapi juga paintball, trekking, offroad, pelatihan di alam terbuka, juga akomodasi sederhana. Dari awal hanya dijalankan oleh 12 staf dan kru lapangan, kini Arus Liar memiliki tambahan tenaga sekitar 100 pemuda di daerah setempat. “Masih banyak yang perlu dilakukan. Saya ingin Citarik bisa jadi model bagi tempat-tempat lain yang memiliki potensi alam  yang sama, seperti sistem waralaba,” begitu angan-angan Yuni.

Bagi Anda yang sudah mantap untuk memulai bisnis Arung Jeram dan butuh perlengkapan dan kebutuhan rafting, silahkan klik katalog kami untuk melihatnya

SUMBER pesona.co.id

Posted on Leave a comment

Bisnis Rafting, Adrenalin dan Peluang Usaha

Saat ini olahraga arung jeram sudah menjadi olahraga yang sangat diminati dan menantang. Awalnya olahraga ini hanya diminati oleh kalangan pecinta alam, namun kini olahraga yang mampu mamcu adrenalin dengan menyusuri derasnya dan hemasan arus sungai menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Olahraga ini termasuk olaraga yang memiliki faktor resiko yang begitu besar seperti perahu terbalik karena tak terkendali dengan baik dan penumpang terhempas ke batu, atau bisa jadi dihempas oleh air bah dan sebagainya. Namun, resiko tersebut dapat diperkecil dengan adanya prosedur keselamatan yang teruji dengan baik dan aman.

Dengan kondisi geografis Indonesia yang beriklim tropis dan memiliki air yang melimpah, bisnis arung jeram ini pun patut untuk diperhitungkan, karena melonjaknya wisatawan lokal maupun manca negara dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

SUMBER Travelingyuk.com

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis rafting atau arung jeram ini, Anda bisa memulainya dengan menemukan rekan atau partner yang sudah terlebih dahulu menggeluti bisnis ini, keuntungannya bisa dengan bagi hasil atau dengan komisi sesuai dengan kesepakatan. Setelah itu perbaiki lah layanan dan service yang Anda berikan, karena word of mouth sangat berperan penting dalam meningkatnya omzet bisnis Anda. Jika bisnis Anda semakin berkembang tidak ada ruginya untuk membeli aset dan perlengkapan rafting untuk meningkatkan layanan bisnis rafting Anda.